Sabtu, 27 Oktober 2012


Tulisan (Softskill)

Jelang Chelsea vs Man.United

Di Matteo Sudah Tahu Titik Lemah United

Achmad Firdaus - Okezone
Sabtu, 27 Oktober 2012 06:18 wib
Pelatih Chalsea Roberto Di Matteo (Foto: Reuters)
Pelatih Chalsea Roberto Di Matteo (Foto: Reuters)
LONDON - Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo mengaku sudah memegang titik lemah Manchester United jelang bentrok kedua tim akhir pekan ini. Juru taktik asal Italia ini pun meminta anak asuhnya fokus mengeksploitasi celah tersebut.

Lini pertahanan diakui Di Matteo jadi sektor yang paling rapuh dalam skuad United saat ini. Absennya Nemanja Vidic, Chris Smalling dan Phil Jones, membuat Sir Alex Ferguson harus melakukan bongkar pasang yang membuat United sering kebobolan.

Sejauh ini, Fergie kerap mengandalkan Jonny Evans yang ditandemkan dengan Rio Ferdinand atau Michael Carrick di jantung pertahanan. Namun, cara tersebut tidak berjalan dengan baik di mana dalam dua laga terakhir, gawang David De Gea sudah kebobolan empat gol.

Nah, kebetulan Chelsea sendiri saat ini punya amunisi di lini serang yang cukup mengerikan. Situasi inilah yang ingin dimanfaatkan Di Matteo dengan menginstruksikan Fernando Torres, Juan Mata, Eden Hazard dan Oscar untuk membombardir jantung pertahahan United di Stamford Bridge, Minggu (28/10/2012).

“Mereka sudah kebobolan beberapa gol akhir-akhir ini, dan kami punya pemain yang punya potensi menciptakan bahaya. Jadi, kami akan coba mengekspoitasi titik lemah itu,” ujar Di Matteo yang memastikan timnya akan tampil menyerang.

Meski demikian, Di Matteo tak lantas jumawa. Dia tetap mengakui kehebatan United sebagai lawan yang akan tetap sulit dikalahkan dan penantang serius gelar juara musim ini. Saat ini, Chelsea yang memimpin klasemen dengan koleksi 22 poin, hanya unggul empat angka dari United di tempat kedua.

“Ini akan jadi pertandingan besar buat kedua klub dan merupakan laga klasik di pekan ini (ke-9),” ujar Di Matteo dikutip Goal.

“Kami sangat mengenal Manchester United dan pertandingan melawan mereka selalu jadi laga sulit. Tapi, kami harus bisa memanfaatkan dukungan supporter di kandang, dan bermain dengan penuh keyakinan seperti yang kami tunjukkan selama ini,” pungkasnya seraya menjadikan partai ini sebagai momen kebangkitan usai ditundukkan Shakhtar Donetsk di Liga Champions. (acf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar